Minggu, 03 Mei 2020

Rumah

Bukan lagi tempat untuk sekedar singgah,
tapi tempat melepas gundah
Bukan lagi tempat untuk sekedar berlabuh, 
tapi tempat melepas peluh. 

Rumah 
Bagiku,
Bagaimanapun tetap gagah, 
segagah tatapan ayah
Bagiku,
Bagaimanapun tetap syahdu, 
Se-syahdu pelukan ibu

Ranah

Pada ranah aksara..
Aku ingin ada goresan yang menjelma kita.
Membangun kemungkinan untuk hidup bersama.

Pada ranah aksara..
Aku ingin kita bernostalgila.
Itu kata yang aku cipta
Untuk  memberi ruang pada, kenang awal pertama kita berjumpa..

Pada ranah aksara..
Aku ingin berkata,
Tentang bagaimana kita semestinya, aku mencintaimu apa adanya, sampai Tuhan memanggil salah satu dari kita